Bahasa Turki

Sabtu, 09 November 2019

BELAJAR ILMU TAJWID


TABEL SIFAT HURUF LENGKAT DAN TERTIB


No.
Huruf
Tak belawanan
Dari segi nafas
Dari segi suara
Dari segi lidah
Dari segi menempel
Dari segi lancar
1
أ

jahr
syiddah
istinfal
infitah
ishmat
2
ب
qalqalah
Jahr
syiddah
istinfal
infitah
idzlaq
3
ت

hams
syiddah
istinfal
infitah
ishmat
4
ث

Hams
rakhwah
istinfal
infitah
ishmat
5
ج
qalqalah
jahr
syiddah
istinfal
infitah
ishmat
6
ح

Hams
rakhwah
istinfal
infitah
ishmat
7
خ

hams
rakhwah

infitah
ishmat
8
د
qalqalah
jahr
syiddah
istinfal
infitah
ishmat
9
ذ

jahr
rakhwah
istinfal
infitah
ishmat
10
ر
Inhiraf dan takrir
jahr
tawassuth
Isti’laa
infitah
idzlaq
11
ز
shofir
jahr
rakhwah
istinfal
infitah
ishmat
12
س
shofir
hams
rakhwah
istinfal
infitah
ishmat
13
ش
tafasysyi
hams
rakhwah
istinfal
infitah
ishmat
14
ص
shofir
hams
rakhwah
Isti’laa
Ithbaq
ishmat
15
ض
istitholah
jahr
rakhwah
Isti’laa
Ithbaq
ishmat
16
ط
qalqalahk
jahr
syiddah
Isti’laa
Ithbaq
ishmat
17
ظ

jahr
rakhwah
Isti’laa
Ithbaq
ishmat
18
ع

jahr
tawassuth
istinfal
infitah
ishmat
19
غ

jahr
rakhwah
Isti’laa
infitah
ishmat
20
ف

hams
rakhwah
istinfal
infitah
idzlaq
21
ق
qalqalah
jahr
syiddah
Isti’laa
infitah
ishmat
22
ك

hams
syiddah
istinfal
infitah
ishmat
23
ل
inhiraf
jahr
tawassuth
istinfal
infitah
idzlaq
24
م

jahr
tawassuth
istinfal
infitah
idzlaq
25
ن

jahr
tawassuth
istinfal
infitah
idzlaq
26
و
lain
jahr
rakhwah
istinfal
infitah
ishmat
27
ه

hams
rakhwah
istinfal
infitah
ishmat
28
ي
lain
jahr
rakhwah
istinfal
infitah
ishmat

Jumat, 08 November 2019


Belajar tajwid

Sifat yang tidak berlawanan

 1. Safir (ﺻﻔﺮ )
Menurut bahasa adalah: Suara yang menyerupai suara unggas/burung.
Menurut istilah adalah: Suara tambahan yang keluar dengan kuat diantara ujung lidah dan gigi seri.
Hurufnya ada 3, yaitu : shād (ص), zāy (ز ), dan sīn (س). Bunyi desiran yang berlaku pada huruf sād paling kuat dibanding zāy dan berikutnya.

Perbedaan sifat Safir dengan Hams adalah desiran nafas yang lebih kuat dibanding dengan Hams yang sekadar membunyikan hurufnya dengan hembusan nafas yang lebih ringan.


2. Qalqalah (ﻗﻠﻘﻠﻪ) - memantul.
Menurut bahasa adalah: Bergetar
Menurut istilah adalah: Pengucapan huruf sukun (mati) yang disertai getaran (pantulan) suara pada makhrojnya sehingga terdengar suara yang kuat. Huruf qalqalah ada lima yaitu; dikelompokkan dalam lafaz قُطْبُ جَدٍّ qutubujaddin: ق ,ط ,ب ,ج ,د
Qalqalah terbagi menjadi dua jenis:

Qalqalah kecil (shugra) yaitu: apabila salah satu daripada huruf qalqalah itu berbaris mati dan baris matinya adalah asli karena harakat sukun dan bukan karena waqaf.
Contoh: ﻴَﻄْﻤَﻌُﻮﻥَ ,ﻴَﺪْﻋُﻮﻥَ

b. Qalqalah besar(kubra) yaitu: apabila salah satu daripada huruf qalqalah itu dimatikan karena waqaf atau berhenti. Dalam keadaan ini, qalqalah dilakukan apabila bacaan diwaqafkan tetapi tidak diqalqalahkan apabila bacaan diteruskan.
Contoh: ٱﻟْﻔَﻟَﻖِ ,ﻋَﻟَﻖٍ
Huruf ﻁ , ﻕ pantulannya mendekati suara ‘O’, sedangkan untuk huruf lainnya terdengar mendekati lafazh ‘E’.


3. Lin (ﻟﻴﻦ ) - lembut
Menurut bahasa adalah: Lembut dan Mudah.
Menurut istilah: Mengeluarkan huruf dari mulut tanpa memberatkan lisan.
Hurufnya ada 2, yaitu waw و dan yā‘ ي
Pembunyian dengan sifat lin hanya berlaku apabila huruf itu mati, dan sebelumnya ada huruf berbaris atas.
Contohnya; خَوْف dan بَيْت


4. Inhiraf (ﺇﻧﺤﺮﺍﻑ) - miring
Menurut bahasa: Condong atau miring.
Menurut istilah adalah huruf yang pengucapannya miring setelah keluar dari ujung lidah.
Hurufnya ada 2, lam (ل) dan ra‘ (ر )
Ra‘ (ر) miring bagian punggung lidah dan Lam (ل) miring bagian permukaan lidah


5. Takrir (ﺗﻜﺮﻳﺮ) - berulang 
Menurut bahasa adalah: Mengulangi
Menurut istilah adalah: Pengucapan huruf yang disertai bergetar secara berulang pada ujung lidah
Hurufnya 1 sahaja, yaitu ro‘ (ر).
Walau bagaimanapun, getaran yang dibenarkan adalah sekali saja, lebih-lebih lagi pada keadaan tasydid.


6. Tafasysyi (ﺗﻔﺸﻰ ) - menyebar
Menurut bahasa adalah :Menyebar dan meluas.
Menurut istilah adalah Pengucapan huruf disertai menyebarnya angin di dalam mulut
Hurufnya 1 saja, yaitu syin (ش)


7. Istithollah (ﺇﺳﺘﻂﺎﻟﻪ) - memanjang
Menurut bahasa adalah: Memanjang
Menurut istilah adalah: Pengucapan huruf yang disertai memanjangnya suara dari awal sisi lidah sampai ujungnya, di sebelah kiri atau kanan lidah.
Hurufnya 1 saja, yaitu ḍhad (ض).


Belajar tajwid

SIFAT-SIFAT HURUF

Sifat yang memiliki lawan kata


1. Segi Nafas: (al-hams dan al aljahr)

a. الهَمْسُ (Al Hams), artinya keluarnya nafas ketika membaca huruf-huruf yang mempunyai sifat Al Hams. Hurufnya ada sepuluh (10) yaitu:
ف – ح – ث – هـ – ش – خ – ص – س – ك – ت atau terangkum dalam kalimat فَحَثَّهُ شَخْصٌ سَكَتْ

Kebalikan dari Al Hams adalah Al Jahr

b. الجَهْرُ (Al Jahr) yaitu menahan nafas ketika membaca huruf-huruf yang bersifat Al Jahr. Huruf-hurufnya ada delapan belas (18), atau selain hurufnya Al Hams. Yaitu :
ع – ظ – م – و- ز- ن – ق – ا- ر- ء- ذ- ي- غ – ض – ج – د- ط – ل – ب atau terangkum dalam kalimat عَظُمَ وَزْنَ قَارِئٍ ذِيْ غَضَّ جَدَّ طَلَبِ

Atau ingat saja selain dari huruf Al hams, maka semuanya huruf al jahr.


2. Segi Suara: ( al-syiddah, al-tawassuth dan al-Rakhwah)

a. الشِّدَّةُ (Asy Syiddah), artinya tertahannya suara ketika membaca huruf-huruf yang mempunyai sifat Asy Syiddah. Hurufnya ada delapan (8), yaitu;
أ – ج – د- ق- ط- ب – ك- ت Atau dalam kalimat; أَجِدْ قَطٍ بَكَتْ

Kebalikan dari Asy Syiddah adalah Ar Rakhwah

b. الرَّخْوَةُ (Ar Rakhwah) yaitu terlepas atau keluarnya suara ketika membaca huruf-hurufnya. Hurufnya ada lima belas (15), atau selain hurufnya Asy Syiddah. Yaitu:
خ – ذ – غ – ث – ح – ظ- ف – ض- ش – و – ص – ز- ي – س – هـatau dalam kalimat خُذْغُثَّ حَظٍّ فَضٍّ شَوْصٍ زَيٍّ سَاهٍـ

Keterangan :

Antara sifat Asy Syiddah dengan Ar Rakhwah adalah At Tawassuth, yaitu mengucapkan huruf-hurufnya dengan tidak terlalu ditahan atau terlepaskan (pertengahan antara keduanya). Hurufnya adalah: ل – ن – ع – م – رatau kalimat yang berbunyi: لِنْ عُمَرْ



3. Segi Pangkal Lidah

a. الإِسْتِعْلاَءُ (Al Isti’la’) adalah terangkatnya lidah ke rongga atas ketika mengucapkan huruf-hurufnya. hurufnya ada delapan (8), yaitu :
خ – ص- ض- غ- ط- ق- ر- ظ atau dalam kalimat رُخْصَ ضَغْطٍ قِظْ

Kebalikan dari sifat Al Isti’la’ adalah Al Istifal

b. الإِسْتِـفَالُ (Al Istifal), yaitui posisi lidah menurun. Huruf-hurufnya ada dua puluh (20):
ث – ب – ت – ع – ز – م -ن -ي – ج – و- د- ح-ر – ف- هـ- إ – ذ – س-ل – ش- ك- اatau dalam kalimat ثَبَتَ عَزَّ مَنْ يُجَوِّدُ حَرْ فَهُ إِذْ سَلَّ شَكًّا




4. Lidah dengan Rongga Mulut

a. الإِطْبَاقُ (Al Ithbaq) adalah menempelnya lidah dengan rongga atas ketika mengucapkan huruf-hurufnya. Huruf yang mempunyai sifat Al Ithbaq ada empat (4), yaitu; ص – ض- ط- ظ
Kebalikan dari sifat Al Ithbaq adalah Al Infitah

b. الإِنفِتَاحُ (Al Infitah) adalah terlepasnya lidah dari rongga atas, serta terbukanya kedua bibir. Hurufnya adalah selain huruf-huruf Al Ithbaq, yaitu dua puluh lima (25) huruf :
م – ن – أ- خ – ذ – و – ج – د -س – ع – ة – ف -ز – ك – ح -ق -ل – ه – ش- ر – ب – غ – ي – ث atau مَنْ أَخَذَ وَجَدَ سَعَةً فَزَكَا حَقٌّ لَهُ شَرَبَ غَيْثُ




5. Dari Segi Mudah atau Tidaknya Mengeluarkan Huruf

a. اللإِذْلاَق ُ (Al Idzlaq), adalah mengucapkan huruf dengan mudah, karena posisi makhrajnya berada di ujung lidah atau bibir. Semua huruf yang mempunyai sifat Al Idzlaq ada enam (6);
ف – ر- م- ن- ل- ب atau terangkum dalam kalimat فِرَّ مِنْ لُبٍّ
Lawan dari sifat Al Idzlaq adalah Al Ishmat

b. الإِصْمَاتُ (Al Ishmat) yaitu mengeluarkan huruf Hija’iyyah dengan agak susah atau tertahan. Huruf-hurufnya ada dua puluh dua (22), yaitu:
ج – ز -غ – ش -س – خ – ط – ص – د – ث – ق – ة – إ – ذ -و -ع-ظ- ه – ي- ح – ض – ك atau dalam kalimat جُزَّ غَشَّ سَاخِطٍ صَدَثَقَةً إِذْوَعَظَهُ يَحُضُّكَ
Bahasa Turki

Grammar 4

Kata Penunjukan

araba = mobil
oda = kamar
pencere = jendela
bir = sebuah, untuk menyatakan jumlah satu
Obyek Penderita
Siapa atau Apa? Obyek penderita jawaban dari pertanyaan "Siapa?" atau "Apa?".
Ditambah -i dengan aturan vokal harmoni -ı, -i, -u, -ü :

Contoh:
Peyniri verir misin? = Apakah kamu memberikan keju? (Apa yang kamu berikan ke saya?)
Çayı içiyoruz. = Kita meminum teh. (Apa yang kita minum?)
Sütü getirdim. = Saya sudah membawa susu. (Apa yang saya bawa?)

note
Diakhiri dengan Huruf Mati Beberapa huruf mati berat harus dirubah menjadi ğ, b dan d yaitu k, p dan t.

Contoh:
Mektubu aldın mı? = Apakah kamu sudah terima surat?
mektup (= surat) aslinya akhiran p tapi akan lebih halus bila menjadi b.
Müziği duymuyorum. = saya tidak mendengarkan musik.
müzik (= musik) akhiran dengan k maka diganti dengan ğ

Akhiran Vokal Jika kata benda diakhiri vokal, y harus disisipkan.

Contoh:
Odayı gördün mü? = Apakah kamu sudah melihat kamar?
Lütfen kapıyı kapat. = Mohon tutup pintu.

Tapi:

Jika huruf berakhiran karena akhiran kepunyaan atau kata ganti, jadi tambahkan n.

Contoh:
Peyniri verir misin? = Apakah kamu memberikan keju?
Onun peynirini verir misin? = Apakah kamu memberikan kejunya dia (pria,wanita,hewan,benda)?

note
Kata Benda Asli Gunakan koma diatas untuk memisahkan kata benda dengan sisipan –i atau -yi.

Contoh:
Mehmet'i gördüm. = Saya sudah memandang Mehmet.
Türkçe'yi öğreniyorum. = Saya sedang belajar bahasa Turki
Kata Ganti Orang dan Benda
beni = kepada ku
seni = kepada mu (contoh: Seni seviyorum. = saya cinta kamu.)
onu = kepada (pria,wanita, hewan, benda)?
bizi = kepada kami
sizi = kepada anda (jama atau sopan)
onları = kepada mereka

Kata Arahan
Kime? Kepada Siapa?...atau Nereye? Kemana? Untuk menyatakan arah dengan menambahakan akhiran -e/-a:

Contoh:
Eve gidiyorum. = Saya pergi ke rumah. (Kemana?)
Havuza gidiyor. = Dia pergi ke kolam renang.(Kemana?)
Ona anlatacağım. = Saya akan jelaskan ke dia. (Kepada siapa?)

Note
Huruf akhir adalah huruf konsonan yang keras Bila ada huruf mati ç, k, p dan t sisipan dihaluskan menjadi c, ğ, b dan d.

contoh:
Çocuğa bir masalı okudum. = Saya sudah membacakan cerita ke anak.

Vowel Ending Jika kata benda berakhiran vokal, y digunakan.

Contoh:
Masaya koydum. = Saya sudah memasukan ke meja. (Dimana?)
Lokantaya gidiyor. = Dia sedang pergi ke restoran. (Kemana?)

Akhiran vokal untuk kepunyaan, sisipkan –n- bukan -y-.

contoh:
Onun masasına koydum. = Saya sudah meletakkan ke mejanya dia.

note
Kata Benda Asli Gunakan koma di atas setelah kata benda sebagai bentuk arahan.

Contoh:
Deniz'e güveniyorum. = Saya sedang niat ke laut.

Kata Ganti Obyek Penderita

bana = ke saya
(Contoh: Bana verir misin? = Apakah kamu berikan ke saya?)
sana = ke kamu
ona = ke dia (pria,wanita,hewan,benda)
bize = ke kami
size = ke anda (jamak atau bentuk sopan)
onlara = ke mereka

Kata Ganti Kepunyaan

Kimin? Punya siapa?
Mehmet'in arabası. = mobilnya Mehmet (mobilnya siapa?)
Bentuk kata ganti kepunyaan dengan sisipan -in. Aturan vokal harmoni berlaku: -ın, -in, -un, -ün.

contoh:
bakkalın penceresi = Jendelanya toko sembako (jendelanya punya siapa?)
onun saçları = Rambutnya dia (rambutnya siapa?)

Mengakhiri dan Huruf Mati ç, k, p dan t disisipkan agar halus dengan c, ğ, b dan d:

contoh:
bisikletin tekerleği = Rodanya sepeda: roda sepeda -
tekerlek aslinya diakhiri k, tapi dihaluskan dengan sisipan ğ.

Akhiran Vokal
Jika kata benda diakhiri vokal, n harus dimasukkan, Untuk aturan ini tidak ada y. odanın kapısı = Pintunya kamar (pintu punyanya kamar)

note
Kata Benda Asli Koma di atas diberikan untuk penegasan agar tidak tercampur:

contoh:
Türkiye'nin plajları = Pantai-pantainya Turki (Pantai-pantainya miliknya Turki)

Pengcualian
Kata Ganti Kepunyaan Gunakan sisipan y bukan n: yaitu: su = air ne = apa

Contoh:
Suyun rengi mavidir. = Warnanya air adalah biru
. -dir di mavidir adalah bentuk jadinya/adalah
k di renk (= warna) telah dihaluskan dengan g bukan ğ, ini juga salah satu pengecualian.
Neyin faydası? = Apa keuntungannya?

Bentuk Kata Dari
Dari mana?, dari siapa atau dari apa? Bentuk dari atau asal sumber yaitu -den/-dan.
Vokal harmoni berlaku:

Contoh:
Evden çıkıyorum. = Saya sedang keluar dari rumah.
Lokantadan geliyor. = Dia datang dari restoran.
Diakhiri dengan Huruf Mati Hanya ada satu penghalusan huruf mati, yaitu -den/-dan diganti -ten/-tan, terhadap ç, f, h, k, p, s, ş dan t:
contoh:
Kitaptan öğrendim. = Saya sudah mempelajari dari buku.

note
Kata Benda Asli Gunakan koma di atas setelah kata benda agar tidak tercampur.

contoh:
Mehmet'ten çakmağı aldim. = Saya sudah mendapatkan pemantik dari Mehmet.
İstanbul'dan geliyorum. = Saya datang dari Istanbul.

Bentuk Tempat
Dimana?
Menunjuk tempat di mana menggunakan sisipan -de/-da:

Contoh:
Lokantada. = Di restoran.
Evde. = Di rumah.

Akhiran Huruf Mati Setelah kata benda disisipkan agar kuat, maka -de/-da menjadi -te/-ta.

contoh.
Sokakta. = Di jalan.

note
Kata Benda Asli Gunakan koma di atas agar tidak tercampur.

contoh:
İngiltere'de. = Di Inggris.
Mehmet'te. = Di Mehmet.

Pengecualian
Tempat Sisipan penunjuk tempat -de/-da tidak dicampur dengan de atau da yang artinya “Juga. Karena artinya sama:

Contoh:
Mehmet de evde. = Mehmet di rumah juga.
O da lokantada. = Dia di restoran juga.
Ben de gidiyorum. = Saya sedang pergi juga.

Sisipan penunjuk tempat dapat dicampur dengan var/yok di pertanyaan mi.

contoh:
Antalya'da plaj var mı? = Apakah juga ada pantai di Antalya?

Kata depan juga digabung dengan Kata Tempat:

contoh:
nerede = dimana?
burada = di sini
şurada = di situ (terlihat)
orada = (jauh di sana) di sana (sulit terlihat)

Kebiasaanm menjadikanpemendekan kata, yaitu:
nerde,
burda,
şurda dan
orda.
contoh:
Burda plaj yok. = Di sini tidak ada pantai.
Ama orda havuz var. = Tapi di sana ada kolam renang
.
Pengecualian
Sisipan Tempat Dari Kata Asing
Untuk kata-kata yang bukan dari bahasa Turki maka menggunakan e karena mengikuti penyebutan asli kata asing tersebut.

contoh:
Burbanks'de. = Di Burbanks.
Burbanks'den (bukan dan). = dari Burbanks.
Burbanks'e (bukan 'a). = Ke Burbanks.
Bahasa Turki

Grammar 3

Angka

sıfır = 0
bir = 1
iki = 2
üç = 3
dört = 4
beş = 5
altı = 6
yedi = 7
sekiz = 8
dokuz = 9
on = 10
Angka selanjutnya hanya ditambah angka utama:
on bir = 11
on iki = 12
on üç = 13 ...
on dokuz = 19
Untuk puluhan cukup ditambah dengan angka utama:
yirmi = 20
yirmi bir = 21
yirmi iki = 22
yirmi üç = 23
yirmi dört = 24 ...
otuz = 30
kırk = 40
elli = 50
altmış = 60
yetmiş = 70
seksen = 80
doksan = 90
yüz = 100
yüz bir = 101
yüz on bir = 111
yüz yirmi bir = 121
iki yüz = 200
üç yüz = 300
bin = 1,000
bin bir = 1,001
bin iki yüz doksan bir = 1,291
on bin = 10,000
yüz bin = 100,000
bir milyon = 1,000,000
iki milyon = 2,000,000
bir milyar = 1 miliar

Angka Tingkatan

Angka untuk menyatakan nilai dan tingkatan dengan menambahkan akhiran -(i)nci:

Jika vokal terakhir a or ı akhirannya menjadi -ıncı.
Jika vokal terakhir e or i akhirannya menjadi -inci.
Jika vokal terakhir o or u akhirannya menjadi -uncu.
Jika vokal terakhir ö or ü akhirannya menjadi -üncü.

contoh:
birinci = ke 1
ikinci = ke 2
üçüncü = ke 3
dördüncü = ke 4 (catatan t dirubah menjadi d)
beşinci = ke 5
altıncı = ke 6
yedinci = ke 7
sekizinci = ke 8
dokuzuncu = ke 9
onuncu = ke 10
on birinci = ke 11 ...
yirminci = ke 20
otuzuncu = ke 30
yüzüncü = ke 100
milyonuncu = ke 1000000
milyarıncı = ke semiliar

Jamak

Bentuk jamak hanya dengan menambahkan -lar atau -ler.
Jika vokal terakhir a, ı, o atau u tambahkan -lar.
Jika vokal terakhir e, i, ö atau ü tambahkan -ler.

Contoh:

araba = mobil- arabalar = mobil-mobil
oda = kamar - odalar = kamar-kamar
çocuk = anak - çocuklar = anak-anak
pencere = jendela - pencereler = jendela-jendela
kedi = kucing - kediler = kucing-kucing
(Tidak perlu gunakan jamak bila sudah menggunakan kata menyatakan jumlah)

contoh:

bir araba = sebuah mobil arabalar = mobil-mobil (tidak diketahui jumlah pastinya)
iki araba = dua mobil
üç araba = tiga mobil
Mehmetler = para anggota keluarganya si Mehmet
Mehmetler gelecek. = Keluarganya si Mehmet akan datang

Ada Atau Tidak Ada

var = ada yok = tidak ada

Contoh:

Domates var mı? = apakah ada tomat?
Domates yok mu? = apakah tidak ada tomat?

Kata Ganti Kepunyaan

benim = punya aku
senin = punya kamu
onun = punya dia (pria,wanita,hewan,benda)
bizim = punya kita
sizin = punya anda (jamak atau sopan)
onların = punya mereka

Kombinasi kata benda dengan kata ganti kepunyaan tidak pernah berubah.

Contoh:
benim araba = mobil punya aku (mobil aku)
senin akraba = saudara punya ku (saudara aku)

Kebanyakan penggunaanya langsung di sisipkan di akhiran kata:

contoh:
arabam = mobil aku
araban = mobil kamu
arabası = mobil dia (pria,wanita,hewan,benda)
arabamız = mobil kita
arabanız = mobil anda (jamak atau sopan)
arabası = mobil mereka

Penggunaan akhiran harmoni vokalnya yaitu

Orang pertama tunggal: -(i)m / -(ı)m / -(u)m / -(ü)m
Orang kedua tunggal: -(i)n / -(ı)n / -(u)n / -(ü)n
Orang ketiga tunggal: -(s)i / -(s)ı) / -(s)u / -(s)ü
Orang pertama jamak: -(i)miz / -(ı)mız / -(u)muz / -(ü)müz
Orang kedua jamak: -(i)niz / -(ı)nız / -(u)nuz / -(ü)nüz
Orang ketiga jamak: -(s)i / -(s)ı) / -(s)u / -(s)ü sama dengan orang ketiga tunggal)

Untuk penamaan yang benar (nama, kota, negara) gunakan koma ‘ .

contoh:
İngiltere'si... (Inggris punya...)
İstanbul'u... (Istanbul punya...),
Lale'si... (Lale punya...)
Mehmet'in arabası. = mobilnya Mehmet.

Membentuk Pertanyaan

Pertanyaan dengan “mi” Dengan “mi” dapat mudah membentuk pertanyaan. Jawab cukup ya/tidak, evet/hayir.

Contoh:
Gelecek mi? = apakah dia akan datang?
– bisa dijawab evet/hayir, atau darimana atau ke mana.

Tergantung dengan orang yang ditanya maka mi harmoninya:

miyim = kepada saya sendiri =>
Gelecek miyim? = apakah saya akan datang?

misin = kepada kamu =>
Gelecek misin? = apakah kamu akan datang?

mi = kepada (pria,wanita,hewan,benda) =>
Gelecek mi? = apakah dia akan datang?

miyiz = kepada kami =>
Gelecek miyiz = apakaha kita akan datang?

misiniz = kepada anda (jamak) =>
Gelecek misiniz? = apakah anda (kalian) akan datang?

mi = kepada mereka ==>
Gelecekler mi? = apakah mereka akan datang?

Penting bahwa mi dipengaruhi dengan aturan vokal harmoni.

Jika vokal terakhir a atau ı, maka mi menjadi mı (mıyım, mısın, mı, mıyız, mısınız, mı) -

Jika vokal terakhir e atau i, maka mi menjadi mi (miyim, misin, mi, miyiz, misiniz, mi) -

Jika vokal terakhir o atau u, maka mi menjadi mu (muyum, musun, mu, muyuz, musunuz, mu) -

Jika vokal terakhir ö atau ü,maka mi menjadi mü (müyüm, müsün, mü, müyüz, müsünüz, mü)

Contoh:
Sigaran var mı? = Apakah kamu punya rokok?
Kaleminiz var mı? = Apakah kamu punya pena?
Kalıyor musun? = Apakah kamu tinggal?
Bentuk Pertanyaan Lainnya.
Kim? = Siapa? -

Contoh:
O kim? atau
Kim o? = Siapa ini?

Ne? = Apa? -
Contoh:
Ne yapıyorsun? = Kamu sedang apa?

Nerede? = Dimana? -
Contoh:
Kitap nerede? = Dimana buku?

Nereye? = Kemana? -
Contoh: Nereye gidiyorsun? = Kemana kamu pergi?

Neden? atau Niye? = Kenapa? -
Contoh: Neden/Niye gittin? = Kenapa kamu tadi pergi?

Nasıl? = Bagaimana? -
Contoh: Nasıl dinleniyoruz? = Bagaimana kita bersantai?

Hangi? = Yang mana? -
Contoh:
Hangi araba? = Yang mana mobilnya?

Kaç? atau Ne kadar? = Berapa banyak/jumlah?
Contoh:
Fiyatı ne kadar/kaç? = Berapa harganya?